Faktor yang Mempengaruhi Masa Menopouse
Masa menopouse ini terjadi pada usia yang berbeda-beda pula antara satu wanita dengan yang lain. Pada umumnya wanita mengalami masa menopouse pada usia 40 tahun. Namun, ditemukan juga banyak wanita yang mendapat menopouse sebelum usia 40 tahun, yang mana ini biasa disebut menopouse premature. Sebaliknya, ada pula wanita yang mengalami menopouse jauh setelah usia 40 tahun, yang disebut menopouse terlambat. Terjadinya masa menopouse berbeda-beda karena disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satu faktor yang menyebabkan masa menopouse berbeda-beda adalah waktu pertama kali menstruasi. Wanita yang mengalami haid atau mentruasi pada usia lebih muda biasanya akan mengalami menopouse lebih lama. Mereka akan mendapat masa subur lebih lama. Selain, itu faktor lain yang juga mempengaruhi masa menopouse adalah faktor psikis. Wanita dengan tingkat stress yang tinggi akan lebih cepat menuju masa menopouse. Pekerjaan merupakan salah satu aspek yang bisa mempengaruhi psikis seseorang. Menurut survey, wanita yang bekerja akan lebih cepat menopouse dibanding wanita yang tidak bekerja.
Faktor lain yang mempengaruhi datangnya masa menopouse adalah jumlah anak. Jumlah anak yang lebih banyak akan mengalami kecenderungan untuk lebih cepat mendapat menopouse. Memiliki banyak anak membuat wanita mengalami percepatan penuaan termasuk juga untuk kemudian mengalami menopouse. Kemudian, jika seorang wanita memiliki anak pada usia yang cukup tua misalnya pada usia hampir 40 tahun, maka proses datangnya masa menopouse pun akan lebih lama. Memiliki anak pada usia cukup tua akan memperlambat proses penuaan. Selanjutnya, faktor lain yang mempengaruhi datangnya masa menopouse adalah penggunaan kontrasepsi. Penggunaa kontrasepsi yang berbeda-beda pada tiap wanita akan juga berdampak pada keterlambatan menopouse. Kemudian, wanita yang merokok akan cenderung mengalami menopouse premature dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok.
Post a Comment